Posts

LATAR BELAKANG BERDIRINYA MASJID

Image
Oleh : Barit Fatkur Rosadi Kata masjid diulang lebih kurang 28 kali di dalam al-Qur'an. Dari segi bahasa, kata tersebut diambil dari akar kata sajada-sajudun yang berarti patuh, taat, serta tunduk dengan penuh hormat. Meletakkan dahi, kedua tangan, lutut, dan kaki ke tanah yang kemudian dinamai sujud oleh syari'at adalah bentuk lahiriyah yang paling nyata dari makna-makna di atas. Itulah sebabnya mengapa bangunan yang khusus digunakan untuk melaksanakan shalat dinamakan masjid, yang artinya "tempat bersujud." Dalam pengertian sehari-hari, masjid merupakan bangunan tempat shalat bagi kaum Muslim. Namun, karena akar katanya mengandung makna tunduk dan patuh. Maka hakikat masjid adalah tempat untuk melakukan segala aktivitas yang mengandung kepatuhan kepada Allah swt semata. Allah swt berfirman dal Al-Qur'an Surat Al-Jin Ayat 18, yang artinya: " Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah milik Allah swt, jangnlah kamu menyembah seseorang pun di dala...

JANGAN RAGU MEMULAI

Image
Oleh : Barit Fatkur Rosadi Kita sebagai manusia biasa mempunyai banyak rasa. Ada orang yang mempunyai rasa percaya diri yang tinggi, sebaliknya ada orang yang mempunyai rasa was-was atau ragu-ragu. Orang yang mempunyai rasa percaya diri, ia akan bertindak dengan sigap. Akan tetapi berbeda dengan orang yang mempunyai perasaan ragu-ragu. Maka, pikiran orang itu kemungkinan ada rasa takut atau khawatir. Ketika seseorang masih terbelenggu dengan perasaan was-wasnya, orang tersebut akan merasa dunia ini sangat sempit. Keleluasaan berpikir dan bergerak yang diberikan Allah swt kepada manusia akan kurang bermakna. Padahal Allah swt berikan jiwa dan raga ini sebagai perantara untuk mengabdi kepada Allah swt. Akal dan pikiran sebagai perantara untuk menemukan ide-ide baru. Juga sebgai untuk bertafakkur akan ke-Agungan-Nya. Setiap bangun tidur sampai tidur lagi kita tidak pernah sepi dari aktivitas. Bangun tidur, kita sebagai umat Muslim sudah memulai kegiatan, berdo'a me...

MAN JADDA WAJADA

MAN JADDA WAJADA Oleh : Barit Fatkur Rosadi Ada ungkapan yang cukup populer, yaitu  man jadda wajada . Ungkapan  man jadda wajada  berasal dari Bahasa Arab  مَنْ جَدَّ وَجَدَ  yang kalau diartikan adalah  siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan menemukan  atau  siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan dapat. Ungkapan ini merupakan bagian dari kata-kata mutiara atau  kata-kata bijak.   Orang jawa bilang “ wong nandur iku bakale ngunduh ” (Orang menanam itu akan memanen).  Menanam adalah suatu kegiatan melestarikan atau membudidayakan tanaman dengan harapan untuk memperoleh  hasil. Jika  kegiatan menanam tidak dilakukan maka kegiatan memanen sudah pasti tidak  dilakukan. Orang  menanam bibit padi sudah pasti akan memanen padinya, orang menanam jagung sudah pasti akan memanen jagung, orang menanam singkong sudah pasti akan memanen singkong, dan tidak mungkin menanam alang-alang akan memanen pad...

DUIT LANANG DUIT WEDOK

Image
DUIT LANANG DUIT WEDOK Oleh : Barit Fatkur Rosadi Suatu ketika kami dan guru-guru berkumpul di sekolah. Di ruangan kecil di depan kelas. Kebanyakan guru adalah perempuan. Minta maaf sebelumnya, kalau guru perempuan bertemu guru perempuan biasanya ngobrol terus-menerus tidak ada titik komanya. Bahkan tugas yang harus dikerjakan sampai dibiarkan karena keasyikan bercengkerama. Namun di saat kita berkumpul itu juga, kita akan menemukan sesuatu yang baru. Semuanya tergantung kita mengarahkan perbincangan itu mau kemana. Pada kesempatan ini yang saya tangkap adalah istilah " duit lanang dan duit wedok ". Mungkin kita sangat asing dengan istilah itu. Dan mungkin saja di kamus juga belum ada. Entah darimana awal perbincangan dimulai. Sebab dalam ngobrol-ngobrol itu hanya mengalir saja. Bisa saja tema yang diperbincangkan selalu berubah. Mungkin istilah kita orang Jawa " obrolane ngalor lan ngidol ." Namun tidak mengapa, karena kebersamaan itu akan memunc...

HOBI MENDATANGKAN RIZKI

Image
HOBI MENDATANGKAN RIZKI Oleh : Barit Fatkur Rosadi "Barangsiapa bertakwa kepada Allah SWT, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barangsiapa bertawakkal kepada Allah SWT, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki-Nya). Sesungguhnya Allah SWT telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (Q.S. Ath-Thalaq (65) : 2-3). Ibnu 'Abbas ra ketika menafsirkan ayat ke-2 dari QS. Ath-Thalaq ini, sebagaimana dikutip oleh Imam Jalaludin Al-Suyuthi dalam tafsir Ad-Dur Al-Mansyur Fi Yafsir al-Ma'tsur menjelaskan bahwa yang dimaksud kata " makhraja "  menurut Rasulullah SAW adalah solusi atau jalan keluar atas persoalan-persoalan duniawi, pertolongan disaat menghadapi kematian (sakratul maut), serta perlindungan atas dahsyatnya hari kiamat. Adapun makna dari ayat ke-3 QS. Ath-Thalaq,  Wa Yarzuqhu Min Haitsu Laa Yahta...

Arti Shalat

ARTI SHALAT Kita dilahirkan dari keluarga Muslim. Sejak kecil kita sudah diajarkan tentang shalat. Kita belajar di TPQ, Madin, Mushalla, Masjid, Pondok Pesantren, dan tempat lainnya. Di sana kita menimba ilmu ke-Islaman. Diantara ilmu yang dipelajari yaitu tentang shalat.  Shalat menjadi bagian rukun Islam yang kedua.      Shalat menurut bahasa ialah berdo'a (memohon). Sedang menurut pengertian syara' sebagaimana kata imam Rafi'i, Shalat ialah ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan yang dimulai dengan takbir dan ditutup dengan salam disertai beberapa syarat yang sudah ditentukan. ( Terjemahan Fathul Qarib . Menara Kudus). Arti Shalat menurut syara' ialah rangkaian kata dan perbuatan yang telah ditentukan, dimulai dengan membaca takbir dan diakhiri dengan salam. disebutkan demikian karena mencakup arti Shalat secara bahasa, yaitu "do'a". ( Terjemahan Fat-Hul Mu'in . Sinar Baru Algensindo). Shalat ialah berhadap diri kepada Allah SWT seb...

ALAT PANEN PADI

Image
Tulungagung, 15 Juni 2020 ALAT PANEN PADI Oleh : Barit Fatkur Rosadi Sabtu siang, 13 Juni 2020 saya, istri, dan anak-anak naik motor mengelilingi desa. Kami ajak mereka agar anak-anak segera tidur siang. Si kecil yang perempuan belum lama berjalan sudah tidur, tapi kakaknya yang laki-laki belum tidur.  Sampai di area persawahan kami melihat mesin gunting padi. Di lokasi itu terlihat ada dua mesin padi yang berada di sawah. Mesinnya guntingnya berukuran besar-besar. Untuk menggunting tanaman padi memerlukan waktu yang relatif cepat. Waktu saya masih kecil, sekitar tahun 90-an. Saya masih melihat para petani memanen padi menggunakan sabit. Kemudian, tanaman padi yang sudah dipanen dikumpulkan disatu titik terus digeblok (Bahasa Jawa). Nggeblok artinya memukulkan segenggam tanaman padi pada suatu alat yang terbuat dari kayu atau ori dan berbentuk segitiga siku-siku. Terkadang ada juga yang dilapisi dengan rantai. Dengan tujuan agar butiran padinya terpisah den...