Jalan 1000 Lubang

Oleh : Barit Fatkur Rosadi

Setiap hari kita mungkin berjalan atau berkendara melalui jalan Kita manusia biasa yang berjalan di jalan darat, bukan di udara atau air. Kita melihat jalan yang ada di sekitar. Jalan yang kita lalui bermacam-macam, ada yang masih baik, dan ada juga yang kurang  baik. Jalanan-jalanan yang ada di daerah perkotaan, pedesaan, pegunungan sudah banyak yang diperbaiki. Jalan-jalan ini yang melewati berbagai macam kendaraan. Ada sepeda, motor, mobil, selip padi, truck, dump truck, dan lain sebagainya.

Jalanan yang ada di sekitar dibangun dengan berbagai macam bahannya. Misalnya, ada yang dari paving, di cor, dan ada juga uang di aspal. Jalan-jalan ini ketika dibangun awalnya tampak baik. Namun beberapa lama kemudian, jalanan-jalanan tersebut semakin rusak dan rusak. Entah apa yang menyebabkan jalanan-jalanan itu cepat rusak.

Penulis ingin mencoba berbagi cerita. Kita yang berada di desa, saat panen sekarang sering melihat alat-alat panen yang besar. Truck-truck dan pickup membawa padi dengan banyaknya. Saat melewati jalan di daerah persawahan, mungkin jalannya kurang kuat dengan yang berat-berat. Contoh lain adalah adanya kendaraan-kendaraan yang memuat barang melbihi batas yang telah ditentukan. Sehingga, contoh ini dapat menyebabkan jalannya menjadi ambles dan terkadang sampai rusak. 

Jadi kita lebih berfikir, apakah kuialitas jalannya yang ada masalah atau kendaraannya yang kelebihan muatan? Mungkin kita sering melihat jalan-jalan diperbaiki dengan rentang waktu tertentu. Adakalanya yang diperbaiki dengan baik, adakalanya yang diperbaiki dengan apa adanya. Kalau perbaikan jalan hanya sekedarnya saja, yang terjadi adalah jalan itu akan rusak kembali.

Saat kita mengendarai kendaraan, dalam benak kita itu jalannya enak terus. Misal dalam perjalan itu jalannya halus dan tiba-tiba ada lubang atau jalan yang rusak. Maka kita akan kaget dan atau kita bisa terjatuh. Pentingnya menjaga jalanan yang baik adalah kita bersama. Kalau jalan-jalan itu baik, insyAllah do'a untuk pimpinan itu baik pula. Kalau jalan atau fasilitas umum ini ada yang rusak dan tidak cepat-cepat diperbaiki, maka do'a dari rakyat untuk pemimpin agar segera diperbaiki. Karena untuk kemaslahatan bersama.   

Pada gambar di atas adalah salah satu contoh tulisan yang ada di daerah penulis. Mungkin yang menulis itu merasa jengkel, karena jalannya banyak yang berlubang dan tidak segera ada tindak lanjut. Mungkin kita juga pernah melihat di media masa, ada yang di tengah jalannya ditanami pohon pisang, ada yang dibuat kolam ikan, ada yang menggelar aksi demonstrasi, dan seterusnya. Itu merupakan bagian dari ekspresi yang bisa dilakukan rakyat untuk memnyampaikan pesan dan aspirasi. Supaya pejabat lebih peka akan kebutuhan rakyatnya. 

Comments

  1. Jalan rusak hikmah nya supaya rezeki tetap mengalir untuk yang memperbaiki

    ReplyDelete
  2. jalan berlubang tidak seenak lubang berjalan kata bokong truk hehehe

    ReplyDelete
  3. alhamdulillah rejekine lancar lek ngoten Pak Kyai. Kalau lubang berjalan kulo isek mikir bu..nopo niku?hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MY LITTLE STORY WITH SHOGUN

Memberanikan Merangkai Kata

MENUTUP JALAN UMUM