Puasa Berpengaruh Kepada Pelakunya

Semenjak puasa diwajibkan oleh Allah SWT, maka setiap tahun dalam bulan Ramadhan mengerjakan puasa itu bisa dalam situasi dan kondisi yang berbeda. Puasa dikerjakan oleh kaum muslimin sejak dulu hingga sekarang dan seterusnya. Namun syarat dan rukunnya tetap sama.

Pengaruh puasa itu berbeda antara kaum muslimin yang satu dengan yang lainnya. Tergantung sampai mana seseorang memahami makna puasa itu sendiri. Seorang yang puasanya sekedar menahan makan dan minum, tentu hanya sedikit sekali pengaruh terhadap dirinya sendiri. Berbeda dengan muslim yang mengerjakan keimanan dan ketaqwaan serta mengharapkan ridho Allah SWT. Maka, puasa ini akan dapat menghapus dosa yang telah lalu.

Agar puasa yang kita kerjakan ini dapat membawa pengaruh pada diri dan jiwa kita, mencapai taqwa yang menjadi tujuannya. Hendaknya pengetahuan tentang puasa ini harus benar kita miliki. Sehingga ibadah kita akan berkualitas. Sebab, dilandasi dengan ilmu pengetahuan.

Puasa yang berhasil meningkatkan taqwa seseorang. Akan menumbuhkan sikap ketahanan yang positif, baik ketahanan fisik ataupun mentalnya. Mungkin masih ada orang yang beranggapan bahwa mengerjakan puasa itu akan mengakibatkan kelemahan fisik (jasmani). Namun pada hakikatnya, justru dengan puasa ini akan menguatkan fisik.

Dalam masa pandemi covid-19 ini,  Mari kita perbanyak amalan kita, seperti: membaca Al-Qur'an, shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, shadaqah, infaq, dan yang lainnya. Semoga Allah SWT selalu menguatkan jasmani dan rohani kita.. Aamiiin.


Comments

Popular posts from this blog

MY LITTLE STORY WITH SHOGUN

Memberanikan Merangkai Kata

MENUTUP JALAN UMUM