ALAT PANEN PADI
Tulungagung, 15 Juni 2020
ALAT PANEN PADI
Oleh : Barit Fatkur Rosadi
Sabtu siang, 13 Juni 2020 saya, istri, dan anak-anak naik motor mengelilingi desa. Kami ajak mereka agar anak-anak segera tidur siang. Si kecil yang perempuan belum lama berjalan sudah tidur, tapi kakaknya yang laki-laki belum tidur.
Sampai di area persawahan kami melihat mesin gunting padi. Di lokasi itu terlihat ada dua mesin padi yang berada di sawah. Mesinnya guntingnya berukuran besar-besar. Untuk menggunting tanaman padi memerlukan waktu yang relatif cepat.
Waktu saya masih kecil, sekitar tahun 90-an. Saya masih melihat para petani memanen padi menggunakan sabit. Kemudian, tanaman padi yang sudah dipanen dikumpulkan disatu titik terus digeblok (Bahasa Jawa). Nggeblok artinya memukulkan segenggam tanaman padi pada suatu alat yang terbuat dari kayu atau ori dan berbentuk segitiga siku-siku. Terkadang ada juga yang dilapisi dengan rantai. Dengan tujuan agar butiran padinya terpisah dengan batangnya.
Tidak lama berselang muncul alat yang lebih canggih, yaitu herek (Bahasa Jawa). Herek itu berbentuk segi empat di dalamnya ada alat yang berputar (katakan semacam roda begitu) diberi paku besar atau besi. Awal munculnya herek dipancal dengan kaki untuk menggerakkan rodanya. Seiring berjalannya waktu, dapat diganti dengan mesin diesel. Manfaat dan tujuannya sama dengan geblok, akan tetapi herek lebih canggih dan lebih cepat bekerjanya.
Setelah geblok dan herek. kemudian muncul mesin dos (orang daerah kami menyebutnya dos sunggi). Karena, setelah padi dipungut, dikumpulkan dan ditali terus disunggi. Biasanya anggota timnya bisa delapan orang atau bisa lebih. Mesin dos yang ini tidak bisa masuk ke sawah. Karena ukurannya agak besar beroda tiga. Rodanya seperti roda mobil.
Nah, di era sekarang mesin panen lebih canggih lagi. Orang daerah kami menyebutnya mesin gunting atau dos gunting. Mesin ini bisa langsung tersjun ke sawah. Anggotanya cukup tiga orang, satu orang sebagai sopir, dan dua orang yang menata karung dan memasukkan padi. Salah satu kelebihannya adalah secara umum mesin ini cepat dalam memanen tanaman padi. Salah satu kelemahannya, apabila tanah sawah hanya basah-basah sedikit, maka bekas jalan mesin gunting agak dalam.
Dengan munculnya berbagai inovasi di bidang pertanian, diharapkan dapat memajukan pertanian di Indonesia. Melalui pertanian dapat menghidupi bangsa dan negara. Karena sumber makanan banyak dihasilkan dari pertanian.
Wallahu A'lam Bisshawab.

Tetima kasih pengetahuannya ttg alat memanen padi.
ReplyDeleteBagus, selamat melamjutkan menulis. ..
Smakin canggih... Menulisnya juga makin lancar..
ReplyDeleteSaatnya kita maju pada hal yang kita butuhkan, khususnya yang dibutuhkan petani....
ReplyDelete