HOBI MENDATANGKAN RIZKI
HOBI MENDATANGKAN
RIZKI
Oleh : Barit Fatkur Rosadi
"Barangsiapa
bertakwa kepada Allah SWT, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar,
dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barangsiapa
bertawakkal kepada Allah SWT, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya).
Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki-Nya). Sesungguhnya
Allah SWT telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (Q.S.
Ath-Thalaq (65) : 2-3).
Ibnu 'Abbas ra ketika menafsirkan ayat ke-2 dari QS.
Ath-Thalaq ini, sebagaimana dikutip oleh Imam Jalaludin Al-Suyuthi dalam tafsir
Ad-Dur Al-Mansyur Fi Yafsir al-Ma'tsur menjelaskan bahwa yang dimaksud kata
"makhraja" menurut Rasulullah SAW adalah solusi atau
jalan keluar atas persoalan-persoalan duniawi, pertolongan disaat menghadapi
kematian (sakratul maut), serta perlindungan atas dahsyatnya hari kiamat.
Adapun makna dari ayat ke-3 QS. Ath-Thalaq, Wa
Yarzuqhu Min Haitsu Laa Yahtasib. (Dan memberinya rizki dari arah yang
tidak disangka-sangka). Menurut Al-Qurtubhi dalam al-Jami' li-Ahkam Al-Qur'an adalah
rizki yang tidak pernah diprediksi sebelumnya. Adapun menurut Ibn 'Uyainah,
sebagaimana dikutib Al-Qurtubhi, makna ayat tersebut adalah keberkahan dalam
rizki.
Suatu waktu saya
melihat postingan watsapp teman saya di MTs N Bandung. Namanya Arivatul, alamat
rumahnya Tanggul Welahan, Besuki. Ia sering memposting banyak makanan, ada
roti, gethuk, sempol, lontong, dan lain sebagainya. Kata dia, awalnya ini
adalah sebuah hobi.
Berasal dari hobi
kemudian menjadi ketagihan dan mendatangkan rizki. Hobi ini ia jalankan dari
rumah sambil momong si kecil. Daripada banyak waktu yang sia-sia, ia memanfaatkan
untuk menyalurkan hobinya.
Contoh lain disaat
pandemi covid-19 ini, kita banyak melihat banyak sekali bisnis secara online. Dapat kita istilahkan bisnis online semakin menjamur. Hal
ini menjadi peluang bagi siapapun yang mau dan mampu memanfaatkan peluang.
Sudah tiba zamannya digital, kalau tidak mengikuti perkembangan, maka akan
tertinggal.
Berbisnis secara
online tidak terbatas ruang dan waktu. Dimanapaun dan kapanpun kita mau, kita
bisa melakukannya. Namun, kita tetap perlu memperhatikan tata cara yang baik
dalam menggunakan media sosial.
Meskipun era sekarang
zamannya serba mudah, kita tetap harus menata niat. Usaha kita semua tidak bisa
terlepas dari campur tangan Allah SWT. Karena semua adalah milik-Nya, yang
membuat mudah atau sulit, sukses atau gagal adalah semua atas kehendak Allah
SWT.
Wallahu A’lam Bisshawab.

Ilmu duwur Iki... Mtr swn p. Barit
ReplyDeleteMenarik. Menata niat.
ReplyDeleteMenjadi Hobi yang dibayar,.
ReplyDeletemenghasilkan
ReplyDelete