Jangan Takut Juara
Sebagai guru, ketika melihat muridnya mengangkat trophy tentu akan merasa bahagia. Rasa bahagia itu merupakan suatu hal yang belum tentu bisa dirasakan oleh orang lain. Mengangkat trophy sebagai simbol akan adanya suatu restasi yang telah diraih. Selain trophy juga bisa medali, sertifikan, piagam penghargaan, dan lain sebagainya.
Siswa yang menjadi juara juga akan merasa bahagia. Karena ia telah membawa naik baik sekolahnya. Prestasi itu tidak bisa diraih tanpa perjuangan. Perjuangan butuh proses lama dan istiqomah. Belajar sungguh-sungguh dan selalu berdo'a. Kunci menuju kesuksesan dan tetap rendah hati.
Kita yakin, dari sekian banyak siswa yang ada di madrasah. Masing-masing dari mereka mempunyai kemampuan dan keahlian yang berbeda. Kita tidak bisa memkasa mereka untuk menjadi yang kita inginkan. Sebagai guru, kita menyampaikan ilmu dan mengarahkan mereka agar menjadi lebih baik.
Setiap ada informasi tentang adanya perlombaan, kita berusaha untuk menyampaikan kepada seluruh siswa. Adakalanya anak yang antusias, adakala yang pengen tapi malu, dan adapula yang tidak mau tahu. Mungkin ana-anak itu mempunyai sifat malu-malu mau. Jadi, kalau kita mengetahui akan kemampuan anak-anak. Maka, suatu saat kalau ada lomba, kita tinggal menunjuk dan membimbingnya.
Jangan takut juara, kata-kata penyemangat untuk teman-teman yang lain. Kata-kata motivasi ini sebagai salah satu alat penggugah bagi yang lain. Agar teman-teman yang lain juga tumbuh semangat belajarnya. Siapapun kita, insyaAllah dapat menjadi juara. Juara dalam berbagai bidang, bisa juara dalam bidang sains, puisi, pidato, qiro'at, melukis, dan seterusnya. Namun menurut penulis, juara sejati adalah mereka yang mau dan mampu untuk mengasah diri untuk terus belajar. Sehingga, mereka suatu saat dapat menemukan arti sebuah kemenangan.
MI NU Nurul Ulum Sukoanyar, Pakel, Tulungagung

Selamat atas prestasinya...
ReplyDeleteSemat untuk sang juara dan pembimbingbnya menuju juara... Jd inspirasi yg mmbanggakan.
ReplyDeleteYyyyes
ReplyDelete