Menumbuhkan Rasa Persahabatan
Oleh : Barit Fatkur Rosadi
Kadangkala sedulur temu gede luweh raket/ kadangkala saudara yang bertemu saat sudah besar lebih erat. Memiliki kesamaan dalam hobi bisa saja terjadi. Pertemuan tersebut yang sesaat bisa saja menjadi sahabat. Kenyamanan dalam berkomunikasi mengantarkan dalam rasa kekeluargaan. Kita tidak membedakan jenis kelamin laki-laki atau perempuan. Membangun persahabatan untuk menuju kenyamanan dalam berkarya.
Pertama, dari hobi kita dapat berkumpul dan menjadi komunitas. Komunitas ini akan memunculkan ikatan rasa kekeluargaan semakin erat. Banyak hobi yang muncul dalam diri kita. Bisa jadi satu orang memiliki lebih dari satu hobi. Kita ambil contoh satu orang hobi bersepeda, hobi mancing, hobi bulu tangkis, hobi jalan-jalan, dan seterusnya. Hal ini akan menambah komunitas dalam dirinya semakin banyak.
Kedua, persahabatan dapat terjalin walaupun beda usia. Beda usia 5 sampai 10 tahun atau lebih, tidak menjadikan batas yang signifikan. Misal dalam grup Ma'arif menulis. Diantara kami banyak yang berbeda usia, dari muda sampai dewasa. Bedanya usia ini, kita terhipnotis seakan-akan usia muda terus. Jadi, semangatnya terus membara.
Tumbuhnya rasa persahabatan ini memberikan banyak manfaat bagi kita. Di sini dan di sana kita bisa saling mengapa (say hello) mungkin bahasa kerennya begitu. Saling memotivasi untuk saling mengingatkan dan menguatkan. Memberikan kekuatan untuk membangunkan kegiatan yang positif.
Kita harus bersyukur dapat berjumpa dan bersahabat dengan sesama, lebih-lebih bersahabat dengan orang-orang yang baik. Bersahabat dengan orang baik akan membawa kita dalam kebaikan juga. Mungkin sudah banyak yang merasakan hal seperti ini. Jikalau belum, kita dapat menganalisa masyarakat yang berada di lingkungan kita. Para santri biasanya berkumpul dengan para santri, dan lain sebagainya.

Terus merajut persaudaraan
ReplyDeleteseduluran selawase Pak Barit
ReplyDeleteSiipp.. tetap muda karena menulis
ReplyDelete