Menanti yang Telat atau Tepat Waktu

Menanti yang Telat atau Tepat Waktu

Oleh : Barit Fatkur Rosadi


Waktu adalah salah satu nikmat pokok yang diberikan Allah swt kepada makhluknya. Sebagai seorang muslim, mungkin kita sudah pernah tahu. Islam mengajarkan kita untuk menghargai waktu. Mengelola waktu dengan sebaik mungkin. Memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.

Pernah kita mendengar istilah waktu adalah uang, waktu adalah pedang, dan lain sebagainya. Kata-kata motivasi memberikan pelajaran dan semangat kepada kita agar lebih pandai memanfaatkan waktu. Mengelola waktu dengan baik akan membawa kita dalam kebaikan pula.

Pengalaman penulis pada saat ada undangan dalam acara-acara. Misal ada undangan musyawarah jam 08.00 wib. Jarang acara itu dimulai tepat waktu. Menjadi kebiasaan mulai acara lebih molor dari jam yang tertera dalam undangan. Tidak jarang penulis menemui kemoloran itu lama, terkadang setengah jam sampai satu jam.

Penulis teringat kepada cerita bapak dosen S-1 dulu. Seingat penulis, pada suatu saat beluiau diundang sebagai narasumber dalam sebuah acara. Katakanlah undangan yang diberikan kepada beliau jam 09.00 wib. Pada saat beliau sampai di lokasi acara, ternyata belum ada siapa-siapa. Selanjutnya, pada saat acara sudah mulai beliau tidak ada. Panitia mengkonfirmasi, beliau menjawab. Pada jam yang telah ditentukan beliau hadir, namun di tempat acara belum siap. Sehingga beliau balik kanan.

Kadang-kadang dalam sebuah acara kita tanya kepada panitia. Kenapa acaranya belum mulai? Jawabnya, kita menunggu peserta lain yang belum datang ya. Penulis berfikir, misal kita sudah datang dalam sebuah acara dengan tepat waktu. Akan tetapi, yang kita tunggu malah bersantai dan bercanda ria. Ini membuat kita merasa kasihan kepada rekan-rekan yang datang tepat waktu.

Disini saya ingin sampaikan. Kita ingin terus belajar mengelola waktu dengan sebaik-baiknya. Memanfaatkan dan menghargai waktu agar menjadi bagian orang-orang yang beruntung. So, kita menanti mereka yang datang telat atau menghargai mererka yang datang tepat waktu. Kita belajar menghargai waktu, agar waktu benar-benar memberikan nikmatnya dan menunjukkan kemanfaatannya.

Comments

  1. waktu begitu penting, ia tak dapat kembali ketika telah lewat, tapi tidak semua orang menghargainya....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

MY LITTLE STORY WITH SHOGUN

Memberanikan Merangkai Kata

MENUTUP JALAN UMUM