BAYAR SATU DAPAT TIGA
BAYAR SATU DAPAT TIGA
Oleh : Barit Fatkur Rosadi
Rabu, 18 November 2020. Kegiatan di luar rumah saya awali dengan mengaji, menghafal al-Qur'an surat Yasiin bersama anak-anak kelas 1 MI NU Nurul Ulum Sukoanyar. Kegiatan mengaji biasa kami awali jam 07.00 wib selesai jam 08.00 wib. Karena masih dalam situasi dan kondisi Covid-19, maka kegiatan belum bisa terlaksana dengan maksimal. Kegiatan kami laksanakan dengan jumlah anak yang seadanya.
Pada hari itu bertepatan dengan agenda rapat kepala madrasah ibtidaiyah se-kelompok kerja kepala madrasah Pakel, Bandung, dan Besuki. Kesempatan itu disampaikan terkait dengan informasi dinas. Terutama sudah memasuki bulan november. Jika pada masa normal, kita sudah persiapan Penilaian Akhir Semester (PAS). Akan tetapi pada tahun ini untuk teknis pelaksanaannya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di akhir acara, alhamdulillah ada makan nasi lodhonya. Kami menikmati makanan yang telah dipersiapkan. Tidak terasa waktu menunjukkan hampir jam 11.00 wib. Mengingatjam 11.30 wib saya ada agenda lain, maka saya berpamitan terlebih dahulu.
Setelah acara kegiatan di KKM, saya langsung meluncur ke daerah Jepun, Tulungagung. Saya berangkat dari lokasi rapat KKM sekitar jam 11.00 wib. Sampai di lokasi hampir jam 12. Tempat tujuan saya adalah PT Hasanah Jaya Tulungagung. Yaitu biro perjalanan umroh. Silahkan bagi teman-teman yang hendak punya niat untuk ziarah ke Baitullah bisa daftarkan diri ke biro kami.
Sampai di lokasi ternyata sudah ada beberapa yang hadir. Tapi acara belum dimulai. Selang beberapa saat, saya menanti orang yang akan shalat dhuhur. Alhamdulillah ada orang yang akan shalat, sehingga saya berjama'ah dengannya. Juga tidak ketinggalan rizki di siang hari, yaitu makan siang dengan menu soto. Namun saya tidak memakannya, karena sebelum ke Jepun, tadi sudah makan diacara KKM.
Dalam acara Hasanah Jaya ini adalah pertemuan para agen bersama para pimpinan. Acara dilaksanakan secara santai dan lesehan. Kegiatan sharing tentang keorganisasian, pengalaman, dan lain sebagainya. Perttemuan berjalan cukup singkat sekitar 1 jam. Semoga pertemuannya selalu membawa berkah. Aamiiin.
Seusai acara tersebut saya chat ke salah satu dosen IAIN Tulungagung. Beliau adalah pembimbing kami di Ma'arif Menulis. Beliau adalah Dr. Ngainun Naim. Saya chat beliau melalui WA. Saya tanya beliau. Assalaamu'alaikum. Selamat sore pak kyai, ngapunten, sakmeniko nopo di kampus? Jawab beliau: Wass. Nggih. Kulo tak mriku pak nggeh? Monggo. Jenengan matur scurity mau nemui saya. Nggeh pak, berangkat.
Saya berangkat dari PT Hasanah Jaya yang lokasinya lumayan dekat dengan kampus IAIN Tulungagung. Oiya, teman penulis ada yang nitip diambilkan buku juga. Yaitu Bu Ety, Ia menitipkan uang Rp. 50.000. Saya berangkat menuju kampus IAIN Tulungagung dengan berkendara motor. Sampai di gerbang masuk kampus, saya berhenti di pos satpam. Saya bilang mau ketemu Pak Ngainun Naim. Ngegas motor maju sedikit, kembali lagi ke pak satpam. Ternyata pak satpamnya saya kenal, ia rumahnya di Bangunmulyo, Pakel. Saya tanya ruangannya pak Ngainun Naim. Saya diberitahu oleh pak satpam dan ditunjukkan ruangan beliau pak Naim.
Saya lanjut meluncur ke ruangan beliau. Sebentar saya masuk ruangannya, saya sempat tanya dua kali kepada orang-orang yang ada di ruangan. Ternyata di tempat duduk beliau, beliaunya sedang tidak ada. Saya berinisiatif untuk chat beliau, memberitahukan beliau bahwa saya sudah di lokasi. Sejenak saya menunggu beliau, alhamdulillah beliau langsung datang, dan saya dipersilahkan duduk di kursi yang berada di ruangan. Dengan pengantar sedikit basa-basi, saya smpaikan maksud kedatangan saya, walaupun sudah jelas. Yaitu untuk mengambil buku yang berjudul "The legend Of Blendrang".
Saya bilang kepada beliau, dua bukunya pak, yang satu bu Ety. Sembari ngobrol ringan, alhamdulillah saya dikasih dua buku lagi. Yaitu, Ta'allum (Jurnal Pendidikan Islam) dan Literasi Diri (Tentang aku dan Buku-bukuku). Mungkin ini salah satu berkah silaturrahmi. Semoga bukunya selalu dapat bermanfaat. Karena jarang-jarang kita silaturrahmi dapat oleh-oleh buku. Ya mungkin inilah yang saya maksud bayar satu dapat tiga buku.

Dapat bonus pak barit
ReplyDelete