Tukang Las Aluminium

Tukang Las Aluminium

Oleh : Barit Fatkur Rosadi 

Dalam beberapa hari saya berupaya mencari orang yang bisa ngelas aluminium. Perjalanan saya mulai tanya kepada tetangga satu yang bisa ngelas. Ia bisanya ngelas besi, jadi kalau ngelas aluminium ia belum/ tidak bisa.

Kemudian barang yang akan saya buat, saya posting di status whatsapp. Barang yang akan saya buat terbuat dari aluminium, bentuknya segiempat, ukurannnya sekitar 30 cm. Yaitu akan dibuat bak kontrol air atau resapan di Musholla Al-Munajat Gombang.

Setelah saya posting di status whatsapp ada salah satu teman yang menawarkan diri untuk membantu. Keesokan harinya, saya bersama istri dan anak-anak pergi ke rumah teman saya (Bu Dian). Ia rumahnya ada di daerah Punjul, Karangrejo, Tulungagung. Keluarganya usaha las, terop, dan lain sebagainya. Saya keluarkan barangnya, ternyata setelah dilihat dan diamati bahannya sulit mencari. Sehingga tidak bisa membuatnya. Di rumahnya, kami bercengkrama lumayan lama.

Hari Ahad, 3 Januari 2021 saya chat saudara yang ada di Kelutan-Trenggalek. Saya tanya tempat yang bisa ngelas aluminium. Dia memberi tahu di daerah Ngetal-Pogalan-Trenggalek.

Akhirnya, pada hari Selasa, 5 Januari 2021 saya awali aktivitas di rumah. Sekitar jam 7 berangkat ke sekolah persiapan HAB Kemenag dengan agenda upacara dan istighotsah melalui zoom. Setelah selesai dari sekolah waktu dhuhur tiba. Saya mampir untuk shalat dhuhur jama'ah di suatu Masjid di daerah Bakalan, Suruhan Kidul.

Setelah jama'ah dhuhur, saya meluncur ke daerah Ngetal, Pogalan, Trenggalek. Sampai di dekat SMK Pogalan turun hujan. Saya berhenti sejenak untuk memakai jas hujan. Saya lanjut perjalanan sebentar sudah sampai di bengkel las kecil di utara jalan. Saya tanya kepada seorang laki-laki. Saya keluarkan barang yang saya maksud dari dalam tas. Ngapunten pak, nopo saget ndamel kados ngeten niki? nggeh saget, tapi bahane mboten wonten. Dia menyuruh saya untuk mencari bahan di sebelah timurnya.

Saya jalan ke timur mencari bengkel aluminium, namun bengkel yang dimaksud tutup. Saya balik kanan lagi mencari-cari bengkel yang bisa ngelas aluminium. Saya melihat bengkel dan berhenti kemudian saya membaca tulisan, seprtinya tidak ada las aluminiumnya. Saya lanjut perjalanan sampai dekat kantor BASARNAS Trenggalek. Lalu saya balik arah lagi sambil berharap bengkel yang tutup tadi sudah buka. Alhamdulillah ternyata sampai di depan bengkel belum buka, saya berhenti dan saya catat nomer hp yang tertera di papan.

Setelah itu saya nyalakan mesin motor dan siap melaju. Saya tidak langsung pulang ke rumah. Namun, saya mampir di tempat budhe di daerah Krandegan. Di sana kebetulan pakdhe dan budhe di rumah. Saya dibuatkan kopi dan disuruh makan siang. Sembari menikmati kopi dan makan siang saya chat bengkelnya. Alhamdulillah ternyata bisa membuatkan barang yang saya maksud. Lalu saya pamit sama pakdhe dan budhe untuk kembali ke Ngetal.

Sesampainya di bengkel, kami ngobrol sama orang bengkel. Di bengkel tersebut saya dapatkan aluminium yang dipotong-potong. Disaat kami ngobrol, turun lagi hujan yang lumayan deras, sambil menunggu aluminiumnya dipotong, saya nikmati anugerah yang Allah berikan, yaitu turunnya hujan. Selesai aluminiumnya dipotong, diiringi air yang turun dari langit. Saya bawa potongan aluminium ke bengkel las aluminium yang tempatnya tidak jauh dari bengkel satunya.

Di bengkel las aluminium ini suasana masih hujan. Ada beberapa orang di sana, saya sabar mengantri untuk ngelaskan. Waktu yang diperlukan lumayan lama. Sampai terdengar adzan shalat ashar dari Masjid terdekat. Saya ijin sama tukang las-nya untuk shalat ashar dulu. Setelah beberapa saat saya kembali, alhamdulillah bengkel sudah ditutup. Namun, orangnya masih menunggu saya. 

Seusai dari situ, saya pulang. Setelah beberapa waktu mencari-cari tempat tukang las aluminium. Akhirnya barang yang mungkin terbilang kecil.Yaitu alat yang digunakan untuk kontrol bak air di Musholla Al-Munajat Gombang. 


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

MY LITTLE STORY WITH SHOGUN

Memberanikan Merangkai Kata

MENUTUP JALAN UMUM