Marhaban Ya Syahra Sya'ban
Marhaban Ya Syahra Sya'ban
Oleh : Barit Fatkur Rosadi
Selamat datang bulan sya’ban. Masih dalam suasana pandemi seperti saat ini. Tidak terasa bulan sya’ban telah datang, dan Allah ijinkan kita untuk berjumpa dengan bulan sya’ban. Walaupun aktivitas kita terbatas, namun ibadah harus terus di gasspolll. Kita harus istiqomah untuk bertaqorrub ilallah. Mari kita senantiasa berusaha meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt.
Bulan Sya'ban disebut juga bulannya nabi Muhammad Saw. Karena
dibulan ini diturunkannya perintah bershalawat kepada nabi Muhammad Saw dalam
QS. Al Ahzab ayat 56.
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ
عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ
وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan
malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman,
bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Sesungguhnya Allah menyanjung Nabi
di depan para malaikat yang dekat kepada-Nya, para malaikat juga menyanjung
Nabi dan mendoakannya. Wahai orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya
serta melaksanakan Syariat-Nya, bershalawat kepada Nabi dan ucapkanlah salam
dengan sebenar-benarnya sebagai penghormatan dan pengagungan.
Allah memerintahkan Bersholawat dalam ayat ini
tidak kepada semua manusia (Yaa ayyuhan Naas), namun khusus kepada
hambanya yang beriman (Yaa ayyuhalladziina aamanu). Jadi kalau kita
merasa/ngaku sebagai orang yang beriman yukkk perbanyak Shalawat.
Dalam ayat ini, Menggunakan lafadz Yusholluuna yakni fiil
mudhari' yang bermakna sedang/akan, bukan menggunakan lafadz fiil madhi yang
bermakna sudah. Jadi ayat ini menjelaskan bahwa Allah SWT dan para malaikat
bukan sudah bershalawat (bukan dulu pernah bershalawat), tapi Allah dan para
malaikat selalu bershalawat kepada nabi Muhammad Saw (dari dulu, sekarang, dan
yang akan datang bershalawat kepada nabi Muhammad Saw).
Sebagai umat Nabi Muhammad kita selalu berharap dan mengharap syafa’at
dari beliau. Meskipun kita hidup jauh dari masa beliau. Namun kita berusaha
keras untuk berdo’a berjumpa dengan beliau. Masing-masing kita sebagai orang
yang beriman tentu sangat meringkan Rasulullah saw. Penulis meyakini, jika
Allah berkehendak, kita sebagai manusia biasa ingin berjumpa Rasulullah,
insyaAllah Allah memperjumpakan kita dengan beliau. Aamiiin.
Selamat datang bulan Sya’ban, mari kita perbanyak lagi bershalawat.
Wallahu A’lam Bisshawab.

Comments
Post a Comment