'idul Fithri Sendiri
'Idul Fithri Sendiri
Oleh : Barit Fatkur Rosadi
Disaat banyak keluarga besar merayakan hari kemenangan bagi umat muslim. Bahkan juga dirayakan oleh semua orang. Yaitu merayakan lebaran. Mereka sangat gembira dengan datangnya hari raya. Kita melihat di jalan-jalan terbentang tulisan selamat hari raya 'idul fithri, minal 'aidzin wal Faizin, mohon maaf lahir dan bathin. Demikian juga kita juga melihat di watsap, FB, instagram, dan lain-lain juga demikian.
Ditengah adanya himbauan dari pemerintah terkait mudik, anjangsana, dan sebagainya. Kita yang berada di daerah masih bisa merasakan dan merayakan hari raya'idul fithri dengan hampir seperti biasa. Jalanan di depan rumah seakan menandakan bahwa suasana silaturrahim berjalan lancar. Lalu lalang kendaraan dari pagi sampai malam lumayan ramai. Lebih-lebih kalau mau melihat di jalan raya. Kita akan merasa kesulitan untuk menyeberang. Karena banyaknya volume kendaraan yang melintas.
Pada hari raya 'idul fithri 1442 H suasana di rumah tak seramai biasanya. Saya seperti orang bebas. Maksudnya, kemana-mana terserah saya. Mengapa demikian? Karena saat ini istri dan anak-anak di rumah Bantul-yogkarta. Mereka di sana karena suatu hal.
Suasana seperti ini tentunya tidak kita rencanakan. Allah SWT lebih tahu apa yang akan dikendalikannya. Saya meyakini, bahwa dibalik semua peristiwa pasti ada hikmahnya. Semoga ke depan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Allah menguji kita, bukan berarti Allah benci kita. Namun justru sebaliknya, ujian dari Allah SWT itu adalah kasih sayangnya kepada hambanya yang bertaqwa.
Ketika kita sudah berkeluarga dan merayakan hari raya 'idul fithri sendiri. Tentunya kita akan terasa kesepian dan aneh. Meskipun kita bisa mengucapkan selamat hari raya'idul fithri melalui media sosial. Akan tetapi, pasti ada perbedaan dan rasanya juga berbeda.
Jalan-jalan ke pantai prigi
Jangan lupa beli semangka
Hari raya 'idul fithri sendiri
Kita berusaha tetap gembira
Selamat hari raya'idul fithri 1442 H. Minal 'Aidzin wal Faizin. Mohon maaf lahir dan bathin. (Barit dan keluarga).

Comments
Post a Comment