Buka Puasa di Wonogiri
Buka Puasa di Wonogiri
Oleh : Barit Fatkur Rosadi
Perjalanan dari rumah Tulungagung menuju Bantul Yogyakarta menempuh lebih kurang 225 KM. Pada hari Jum'at, 25 Juni 2021 kami melakukan perjalanan ke sana. Agenda kami ialah memperingati 40 hari meninggalnya ibu kami. InsyaAllah akan dilaksanakan pada hari Ahad, 27 Juni 2021. Kami mengawali di hari Jum'at agar lebih bisa mengatur agenda kegiatan.
Kami berangkat perjalanan berempat (saya, istri, dan kedua anak kami) dengan menaiki mobil toyota kijang. Berangkat dari rumah setelah shalat Jum'at sekitar jam 13.17 wib. Kami menikmati perjalanan dengan beberapakali berhenti. Berhenti pertama di Masjid daerah Badegan Ponorogo untuk mengerjakan shalat ashar. Di sini kami berhenti sekitar 30 menit. Setelah shalat ashar kami lanjutkan ke rest area Biting Ponorogo. Dari awal, saat melintas Ponorogo anak-anak minta mampir di rest area untuk bermain mobil-mobilan.
Di rest area Biting Ponorogo ini terdapat taman-taman, warung-warung, ruko-ruko, dan mainan anak-anak. Di rest area anak-anak bermain mobil-mobilan. Anak laki-laki kami (Muhammad Musyari Arrosyad) sudah pandai menyetir mobil-mobilan sendiri. Sedangkan adiknya (Faiqoh Mumtazah Arrosyad) masih dibantu dengan remot. Kalau melintas di daerah Ponorogo, mereka minta untuk mmapir di sini. Biaya untuk bermain mobil-mobilan cukup murah, hanya Rp. 10.000 sepuasnya.
Selain itu, untuk para pemuda dan orang dewasa bisa bersua foto di taman. Ada juga di tempat semacam joglo disediakan untuk penghobi musik. Jadi untuk yang sedang dalam perjalanan, saat melintas di daerah Biting Ponorogo bisa beristirahat santai menghilangkan rasa lelah di sini.
Sekitar 45 menit berlalu, yaitu jam 16.30 wib. Kami ajak anak-anak untuk melanjutkan perjalanan. Karena pada hari itu saya sedang puasa, maka kami mencari Masjid yang di dekatnya ada tempat makannya. Akhirnya kami berhenti di Masjid Tukluk kerjolor Ngadirojo Wonogiri. Di situ kami memesan dua mangkok mie ayam, sosis, kopi, susu, dan teh. Sembari menunggu memasaknya, kami mengerjakan shalat maghrib.
Alhamdulillaah, setelah shalat maghrib saya bersama keluarga buka puasa dengan santai. Kebetulan pada hari itu, saya puasa pertengahan bulan hijriah. Kami menikmati menu buka puasa dengan senikmat-nikmatnya. Karena kami buka puasa di dekat Masjid. Antara waktu maghrib sampai isya', kami masih di sana. Sehingga kami lanjutkan shalat isya' sekalian. Harga makanan dan minumannya juga cukup murah ya. Sehingga tidak perlu mengeluarkan banyak uang.
Mie ayam dan kopi hitam menemaniku berbuka puasa. Buka puasa yang tidak biasa. Buka puasa diperjalanan di daerah pegunungan. Ditemani mie ayam yang hangat dan kopi hitam yang panas. Menambah suasana semakin hangat. Anak-anak juga menikmati makan mi ayam dan minum susu dan teh. Penjualnya juga ramah, kami ngobrol santai sambil menunggu masuknya waktu shalat isya'. Setelah masuk waktu shalat isya', kami pamitan dengan penjualnya dan menuju Masjid. Kami dan keluarga mengerjakan shalat isya' berjamaah.
Seusai shalat isya' kami lanjutkan perjalanan ke kota Bantul Yogyakarta. Kami mengendarai mobil dengan santai. Perjalanan di malam hari cukup dingin. Kendaraan-kendaraan di jalanan juga lumayan sepi. Sehingga perjalanan cukup lancar. Walaupun mengendarainya santai, kami sampai rumah sekitar jam 21.30 wib. Alhamdulillaah kami sampai rumah dengan selamat.

masyaalloh, perjalanan jauh masih puasa....
ReplyDelete👍
ReplyDelete