INGAT DZULHIJJAH

INGAT DZULHIJJAH

Oleh : Barit Fatkur Rosadi

Tanggal 1 Dzulhijjah 1442 H tahun ini bertepatan hari Ahad, 11 Juli 2021. Pada saat ini, sehubungan dengan melonjaknya kasus covid-19 kita dihimbau untuk mematuhi kebijakan pemerintah. Diantaranya : Kita dihimbau untuk mematuhi kebijakan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat). Meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 5 M (Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas).

Walaupun masih dalam hiruk-pikuk pandemi covid-19, bulan mulia tetap mulia. Kita sebagai umat Islam harus tetap beriman dan bertaqwa kepada Allah swt. Aktivitas kita sehari-hari dalam situasi dan kondisi seperti ini tidak boleh terbawa emosi. Hati dan pikiran kita tidak boleh disia-siakan dengan melihat berita covid-19 semata. Namun, kita harus mengisi hari-hari kita dengan siraman ruhani.

Berikut sejumlah keutamaan bulan Dzulhijjah

1. Sepuluh hari pertama yang dicintai Allah SWT Pada awal bulan, yakni 10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan 10 hari yang dicintai oleh Allah SWT. Keutamaan 10 hari di bulan Zulhijjah terdapat dalam firman Allah Surat Al-Fajr. "Demi Fajar, dan malam yang sepuluh." terjemahan surat Al-Fajr ayat 1-2. Dalam tafsir Ibu Katsir, malam yang sepuluh itu diartikan 10 hari pertama di bulan Dzulhijah. Pada 10 hari pertama ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan seperti berpuasa, salat sunah, membaca Alquran, hingga bersedekah.

2. Bulan haram, bulan yang dimuliakan Bulan Dzulhijjah termasuk dalam bulan haram atau bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Dzulhijjah merupakan satu dari empat bulan yang tergolong bulan haram. Tiga bulan lainnya adalah Muharam, Rajab, dan Zulkaidah. Bulan haram ini sesuai dengan firman Allah dalam surat At-Taubah ayat 36. "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa," terjemahan surat At-Taubah ayat 36. Melalui ayat ini, umat Islam dilarang untuk menganiaya diri sendiri. Sebaliknya, lakukan amalan yang dapat meningkatkan keimanan.

3. Hari Arafah Pada bulan Dzulhijjah terdapat hari Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari ini, orang yang menjalankan ibadah haji, akan melaksanakan Wukuf di Padang Arafah. Sedangkan orang yang tidak menjalankan ibadah haji dianjurkan untuk berpuasa. Orang yang berpuasa pada hari Arafah disebut bakal dihapuskan dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya.

4. Bulan haji Pada bulan Dzulhijjah, Allah SWT mengundang umatnya untuk datang ke rumah Allah atau Baitullah, di Mekkah. Pada bulan Dzulhijjah ini umat Islam dapat melaksanakan rukun Islam yakni naik Haji bagi yang mampu. Jika sudah melaksanakan ibadah haji, maka sempurnalah keislaman seseorang. Pada masa pandemi virus corona, pemerintah Indonesia tidak mengirimkan jemaah haji ke Arab Saudi. Sekalipun begitu, para calon jemaah tetap dapat mengambil hikmah dari peristiwa ini. Sekilas ini merugikan kita karena tidak bisa menjalankan umrah dan haji, tapi pasti ada hikmahnya yang sangat luar biasa. Nasihat untuk jamaah yang batal haji tahun ini. Menyadur ayat Alquran, bisa jadi batalnya haji tahun ini tidak menyenangkan buat jamaah, tetapi ini adalah yang terbaik menurut Allah SWT. Kita dianjurkan untuk selalu berprasangka baik kepada Allah SWT.

5. Hari Raya Idul Adha Pada bulan Dzulhijjah ini pula, satu dari dua hari raya umat Islam akan diperingati. Umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah. Hari besar dalam agama Islam ini merupakan peringatan peristiwa kurban, meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan anaknya Nabi Ismail AS. Hari Raya Idul Adha dirayakan dengan shalat Idul Adha lalu diikuti dengan penyembelihan kurban. Pada hari ini pula umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak takbir.

6. Bulan berkurban Selain ibadah haji, umat Islam juga disunahkan untuk berkurban pada bulan ini. Berkurban dilakukan dengan menyembelih hewan kurban lalu membagikannya kepada sesama. Perintah berkurban terdapat dalam Al-Qur’an. “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada merek. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah diri-lah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)," (Q.S. Al-Hajj ayat 34). Allah SWT menjanjikan banyak balasan kepada orang yang berkurban salah satunya harta yang dibersihkan dan rezeki yang terus dilimpahkan.

7. Hari Tasyrik Pada bulan Dzulhijjah terdapat pula hari Tasyrik yakni setelah Hari Raya Idul Adha pada tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Tahun ini, Idul Adha atau 10 Dzulhijjah jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. Hari Tasyrik adalah hari di mana umat Islam dilarang berpuasa, tapi dianjurkan banyak berzikir dan berbagi.

Semangat Dzulhijjah harus tetap membara. Semoga Allah swt senantiasa melindungi bumi pertiwi dari segala fitnah dan mara bahaya. Kembalikanlah bumi ini dengan normal, kami dapat beribadah dengan lebih tenang. Majelis-majelis shalawat yang setiap saat dihadiri banyak manusia dapat kembali normal. Kami yakin, Engkau selalu melindungi kami. Semoga Engkau segera menghilangkan wabah covid-19 dari muka bumi ini.

Wallahu A’lam Bisshawab. 

Comments

Popular posts from this blog

MY LITTLE STORY WITH SHOGUN

Memberanikan Merangkai Kata

MENUTUP JALAN UMUM