Serunya Bermain TEK
Serunya Bermain TEK
Oleh : Barit Fatkur Rosadi
Suasana Agustusan tahun ini masih sama dengan masa pandemi covid-19. Semua aktivitas penuh dengan keterbatasan. Saya, kamu, dan semuanya wajib menjaga kesehatan masing-masing. Salah satu dalam rangka meningkatkan imun adalah menggemberikan hati kita sendiri. Karena selain raga yang kita jaga, pikiran dan hati kita harus kita jaga juga.
Bulan Agustus sebagai media kita untuk mengisi acara kemerdekaan. Banyak kegiatan yang dapat kita lakukan. Dari acara kegiatan keagamaan, sosial, adat, budaya, dan seterusnya. Memang negeri kita takkan pernah sepi dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan.
Di era modernisasi digital banyak anak yang tak lagi kenal dengan permainan tradisional. Namun kita harus bangga dengan orang-orang yang setia merawatnya. Peringatan hari besar nasional menjadi momentum untuk mengekspresikan diri merawat tradisi. Karena kita memiliki jati diri untuk senantiasa menjaga NKRI.
Di satu daerah di Kelurahan Segoroyoso Pleret Bantul. Yaitu tepatnya di Dusun Karanggayam masih merawat tradisi bermain "TEK". Permainan TEK ada sejak puluhan tahun yang lalu. Permainan ini sederhana, namun dapat membuat hati gembira.
Permainan TEK sama dengan bulutangkis. Ukuran lapangannya 9 x 4,5 meter. Tinggi net nya 1,3 meter. Peralatan yang digunakan adalah suttle kock, raketnya terbuat dari kayu seperti bet untuk tenis meja. Tapi untuk permainan TEK bentuknya persegi panjang.
Sedangkan untuk aturan permainan juga mirip dengan bulutangkis. Dimainkan dua tim, masing-masing tim berisi dua orang. Jumlah gameovernya 15 poin, setiap anggota tim yang melakukan service dan bisa memasukkan, maka mendapatkan point. Permainan ini tidak menggunakan relly point. Bisa dikatakan menjadi pemenang, maka setiap tim harus memenangkan tiga kali pertandingan. Sebagaimana permainan bulutangkis, permainan TEK juga dipimpin seorang wasit dan dua hakim garis.
Saudaraku, untuk membuat badan kita sehat, tidak harus mengeluarkan uang banyak. Namun, kita harus cinta terhadap diri kita sendiri. Untuk membuat diri kita bahagia, tidak harus pergi ke tempat wisata yang mahal. Namun, kita harus mencari sesuatu yang bisa membuat kita tertawa dengan sepuasnya. Salam sehat selalu.

Comments
Post a Comment