Menumbuhkan Semangat Menulis
MENUMBUHKAN SEMANGAT MENULIS
Oleh : Barit Fatkur RosadiMembaca menjadi salah satu upaya untuk mencari ide sebagai bahan. Menulis merupakan satu hal yang menyenangkan. Menulis menjadi media untuk menuangkan unek-unek yang ada dalam benak kita. Dari hasil kita banyak membaca akan menjadi modal kita untuk menjadikannya tulisan yang bagus.
Namun, kegiatan membaca di era sekarang masih rendah. Oleh karenanya kita harus berusaha untuk menumbuhkan semangat membaca dan menulis. Menumbuhkan semangat menulis menjadi tanggungjawab kita bersama. Kita harus berfikir bagaimana cara kita untuk membuat anak-anak cinta dalam dunia tulis-menulis.
Anak-anakku. Kita harus berusaha menumbuhkan rasa cinta dalam dunia baca-membaca. Kita boleh membaca apa saja yang kita sukai. Dengan banyak membaca akan membuat kita semakin percaya diri. Membaca membuka jendela dunia, melalui kegiatan membaca bisa membuat kita banyak menuangkan tulisan. Ide-ide yang melintas dalam benak kita, sebisa mungkin langsung kita tulis agar tidak lupa.
Anak-anakku. Allah swt berikan masing-masing kalian kelebihan. Kelebihan yang kita miliki hendaknya kita gali dan kita kembangkan. Kita tidak akan membatasi kreativitas kalian. Imajinasi yang anak-anak miliki jangan hanya berhenti dalam pikiran. Akan tertapi, anak-anak perlu menuangkannya dalam sebuah tulisan. Imajinasi itu akan mucul kapanpun dan dimanapun. Imajinas ini kita kelola agar ide-ide kreativ yang ada, dapat kita eksplor dalam tulisan yang baik.
Anak-anakku. Kita akan berusaha untuk senantiasa membimbing kalian. Kalau anak-anak mau menulis, maka langsung tulislah. Kalahkan rasa malu yang ada pada diri kalian. Niat bismillah, siapkan buku dan pena, lantas gerakkan pensilmu untuk menulis ide-ide yang ada dalam pikiranmu. Tulisan kita akan menjadi lebih baiuk, kalau kita sering mangasahnya. Artinya, kita sering menulis. Di depan kelas kalian ada papan informasi atau papan majalah dinding. Di sana anak-anak bisa menempelkan hasil tulisannya untuk memberikan semangat kepada teman-temannya.
Anak-anakku. Menulis itu butuh proses. Kita bisa memulai dari hal-hal yang sederhana. Dalam lingkungan kita banyak hal yang bisa kita jadikan bahan tulisan. Mari kita mulai sejak sekarang. InsyaAllah, kalau kita sering membaca dan menulis akan menjadikan kita tergolong orang-orang yang bermanfaat. Kalau bsekarang era-nya digitalisasi, maka kita juga menyesuaikannya.
Semoga Allah swt memberikan kita dhidayah-Nya.

Semangat
ReplyDelete