KITA BANGGA BER-MA'ARIF NU

Kita Bangga Ber-Ma'arif NU
Oleh : Barit Fatkur Rosadi

    Kamis, 10 Februari 2022 ada undangan dari PC LP Ma'arif NU Tulungagung. Undangan rakoor ini direncanakan sudah dua kali gagal. Oleh karenanya yang ketiga harus jadi. Dengan adanya undangan yang tampil dalam layar android di grup watshapp BHPNU Ma'arif Tulungagung penulis masih bimbang untuk hadir atau tidak. Dalam benak yang muncul apakah acara ini sangat penting atau biasa? Kebetulan juga keuangan penulis dalam keadaan minus. Sehingga mau berangkat ke kota berfikirnya berulang-ulang.
    Pada hari pelaksanaan acara yaitu, hari Sabtu. Akhirnya penulis memutuskan untuk berangkat. Penulis sengaja berangkat lebih lambat dari jam yang ditentukan. Karena pengalaman beberapa kali pertemuan selalu telat. Alhamdulillah, ketika penulis sampai di lokasi acara, ternyata acara juga belum dimulai.
      Perjalanan dan perjuangan penulis untuk berangkat ke LP Ma'arif NU Tulungagung sangat tepat. Pada waktu itu yang dihadirkan PC LPMNU orang-orang yang luar biasa, diantaranya Ketua NU Tulungagung, para penasehat LPMNU Tulungagung. Diantaranya adalah Prof. Dr. Achmad Fatoni, M.Ag., Prof. Dr. Akhyak, M.Ag., Dr. Abdul Aziz, M.Pd., Prof. Dr. Imam Fuadi, M.Ag., Dr. Teguh, M.Ag., Dr. Muniri, M.Ag. Beliau-beliau merupakan orang-orang yang memiliki peran penting dalam jabatannya masing-masing. Banyak ilmu yang disampaikan oleh beliu-beliau. penulis merasakan ada energi kuat utuk momitivasi agar berkhidmat dan berjuang di LPMNU.
       NU adalah salah satu organisasi yang besar. LPMNU merupakan bagian dari NU. LPMNU membutuhkan kader-kader berpendidikan dan militan. Organisasi besar ini jika diurusi oleh mereka-mereka yang berpendidikan tinggi, maka akan semakin besar dan maju. Pendidikan di era saat ini mengedepankan pengalaman sebagai ilmu. Kalau kita ingin tahu, maka kita harus berbuat sesuatu. Oleh karenanya, kita harus jalin silaturrahmi, bersinergi, menjadikan madrasah yang dinamis, kreatif, dan membuat ontran-ontran.
    Salah satu untuk mewujudkan madrasah yang unggul/model adalah digitalisasi madrasah. Digitalisasi madrasah menjadi respon akan perkembangan. Setiap lapisan masyarakat sebagian besar telah mengetahui barang-barang digital. HP/ android yang bentuknya kecil dan mudah digenggam seakan menandakan kita sangat besar. Disaat andorid dipegang, dalam imajinasi kita telah memegang dunia seisinya. Madrasah semaksimal mungkin berusaha mengambil sikap agar mampu bersaing di era serba digital ini.
    Kita berdo'a, semoga keberadaan LP Ma'arif NU senantiasa dilindungi oleh Allah swt. Memberikan manfaat bagi seluruh anggota LPMNU khusunya, dan kepada seluruh masyarakat pada umumnya. Kita percaya dan mendukung kegiatan-kegiatan LPMNU. Di dalam organisasi LPMNU terdapat orang-orang hebat. Kita berfikir tidak hanya dengan akal, akan tetapi kita juga menggunakan hati. Sehingga keputusan-keputusan yang diambil LPMNU selalu mendapatkan ridlo dari Allah swt.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

MY LITTLE STORY WITH SHOGUN

Memberanikan Merangkai Kata

MENUTUP JALAN UMUM