MENERIMA PESAN

MENERIMA PESAN


Oleh : Barit Fatkur Rosadi
Pada kesempatan yang InsyaAllah penuh cerita. Hari ini Selasa, 14 Nopember 2023 Madrasah kami dikunjungi oleh bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung. Beliau pada hari ini jadwalnya cukup padat. Pagi hari beliau menghadiri kegiatan kepramukaan di pendopo Kabupaten Tulungagung. Seusai dari pendopo rencananya ke MI NU Nurul Ulum Sukoanyar. Akan tetapi dalam perjalanan ditelpon untuk menghadiri acara di KUA Kecamatan Kalidawir. Sehingga beliau menuju ke KUA Kalidawir terlebih dahulu. Setelah kegiatan di KUA Kalidawir selesai, sopir beliau hari ini yang bernama mas Yudi memberi tahu kami. Bahwa beliau segera menuju MI NU Nurul Ulum Sukoanyar.

Sekitar jam 11.20 wib. belia sampai di Madrasah kami. Di dalam rombongan kali ini hanya ada beliau dan sopirnya. Kami bersama guru-guru menyambut kedatangan beliau. Mulai turun dari mobil, beliau kami sambut dengan salaman-salaman di depan ruang guru. Mengingat waktu yang sudah siang, beliau langsung berjalan-jalan menyusuri ruang-ruang kelas dari. Kami ikut mendampingi beliau jikalau ada pertanyaan-pertanyaan yang beliau lontarkan. Di sini kami siap menjawab apa-apa yang beliau pertanyakan.

Sembari jalan-jalan, beliau menghampiri kelas-kelas yang dilewatinya. Beliau berhenti sejenak menyapa murid-murid di kelas. Pertanyaan-pertanyan yang beliau lontarkan cukup sederhana. Kelas berapa ini? disaat murid-murid berjabat tangan, beliau juga bertanya. Kelahiran tahun berapa? Murid-murid sambil jabat tangan dan berjalan ada yang tahu tahun lahirnya, dan ada juga murid yang lupa atau tidak tahu tahun kelahirannya. Terus berjalan akhirnya kami berhenti di ruang kelas III.

Di dalam ruangan ini kami guru-guru berkumpul. Beliau memberikan pembinaan dan motivasi kepada kami. Sedikit yang bisa kami terima dari pesan beliau diantaranya. Guru-guru senantiasa berusaha untuk menghantarkan murid-murid bisa berprestasi. Melalui murid yang berprestasi ini diantara hikmahnya adalah untuk menanamkan kepercayaan kepada masyarakat. Contoh : disaat ada murid yang berprestasi, tampilkan potonya dan dipajang di banner agar orang-orang melihat dan bisa menilai sendiri tentang lembaga tersebut. Sarana dan prasarana yang ada di madrasah ini tolong dijaga dan dirawat. Dengan adanya sarana dan prasarana yang ada tolong dimanfaatkan dengan maksimal untuk meningkatkan kemampuan siswa baik dalam bisang akademik ataupun dalam bidang non-akademik. Transformasi digital, kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Di dalam lembaga pendidikan, kita harus senantiasa berusaha dengan maksimal untuk mengenalkan alat pembelajaran digital kepada walimurid dan murid-murid.  

Dengan Kementerian Agama "Madrasah Hebat Bermartabat, Mandiri Berprestasi." Beliau memberikan semangat kepada kami. Diusia 10 tahun madrasah kami, beliau memberikan semangat kepada kami. Murid-murid yang kita didik ini adalah bagaikan emas-emas atau mutiara-mutiara. Ayo kita didik bersama dengan sungguh-sungguh mereka. Dengan segala sarana dan prasarana serta segala kemampuan semoga mereka menjadi mutiara-mutiara yang mampu membawa nama baik madrasah. Sehingga, dengan adanya mutiara-mutiara ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah. Madrasah harus berusaha dengan maksimal agar menjadi madrasah yang hebat bermartabat dan mandiri berprestasi.

Diakhir sesi perjumpaan, kami tidak lupa untuk mengabadikan momen yang penting ini. Kami mengabadikan momen ini dengan poto bersama. Kami antar kepulangan beliau sampai di depan madrasah dan tidak lupa kami juga berjabat tangan lagi. Semoga kunjungan ini dapat memberikan nilai positif dan keberkahan kepada beliau, kami, dan seluruh keluarga besar MI NU Nurul Ulum Sukoanyar.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

MY LITTLE STORY WITH SHOGUN

Memberanikan Merangkai Kata

MENUTUP JALAN UMUM