Berkhidmat di Organisasi NU
Berkhidmat di Organisasi NU
Oleh : Barit Fatkur Rosadi
Malam ini kita berkumpul dalam acara rapat anggota ranting Ansor desa ngebong kecamatan Pakel kabupaten Tulungagung. Ada hal-hal menarik yang penulis terima. Awal acara dimulai dengan pembukaan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathon.
Sambutan dari tanfizdiyah ranting NU ngebong mengingatkan kepada kita semua sahabat-sahabat ansor-banser. Kita sebagai warga Nahdliyyin harus berusa menjaga sanad yang jelas. Pemuda-pemuda Ansor-Banser ada istilah di dalam NU untuk berkhidmat. Ansor-Banser berkhidmat menjaga dan mengayomi semua kyai-kyai yang jelas sanadnya.
Kita sebagai Ansor-Banser harus selalu ingat kepada guru-guru kita yang mengajari mengaji Alif ba' ta. Jangan mudah mengikuti ajaran-ajaran baru yang tidak jelas sanad keilmuannya. Kita sebagai pemuda harus berusaha dengan maksimal untuk mencari sanad-sanad yang jelas dan sampai kepada Rasulullah saw.
Kita jangan jauh-jauh ziarah kemana-mana. Akan tetapi terutama kita ziarah kepada keluarga kita sendiri. Kemudian ziarah kepada orang-orang yang memiliki jasa kepada diri kita, dan selanjutnya bisa ziarah kepada yang lainnya.
Pelajaran yang dapat penulis dari penyampaian bapak kyai Hasan Nawawi adalah kita berdakwah bisa dengan berbagai macam cara. Kita pergi ke makam orang tua atau ziarah kepada makam orangtua atau keluarga yang sudah meninggal dunia setiap malam Jum'at, sehingga orang-orang bisa melihat dan mencontohnya. Jikalau ada pertanyaan terkait dengan amaliyahnya bisa langsung bertanya.
Harapan besar dari pengurus ranting NU desa Ngebong. Bagi pemuda-pemuda yang ikut kegiatan NU berusaha untuk bergabung dalam wadah Ansor. Grup-grup sholawat yang sudah ada supaya bergabung dalam wadah Ansor. Di dalam berorganisasi berusaha untuk berbagi tugas. Sehingga tugas dan fungsi masing-masing pengurus dalam berjalan dengan efektif dan efisien.

Terus menulis untuk NU
ReplyDelete